Tangerang Selatan IMG Saturday, 28-11-2020
IMG-LOGO

Ini Jurus 5S Saraswati Demi Adipura

by Editor - 06/10/2020 21:36:43
IMG

CIPUTAT-Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo memiliki strategi 5S supaya kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini mampu meraih Piala Adipura. Strategi 5S itu meliputi Sampah dan pengolahannya, Sanitasi dan saluran air, Sehat dan sejuk. Subur dan hijau serta Sistem transportasi publik yang saling terkoneksi.

 Jurus 5S ini disampaikan oleh Rahayu Saraswati ketika Webinar bertajuk “Tangsel Menuju Adipura" diselenggarakan oleh Komunitas Salam Pintar, Selasa (6/10). "Sampah adalah isu utama di Tangsel. Ini isu menarik dibanding isu-isu lain. Saya blusukan, ketemu dengan banyak orang pasti yang disinggung adalah soal sampah. Masalah utama adalah TPA Cipeucang dan ini sudah krisis. Kita harus timbun itu TPA karena system "open dumping" seperti sekarang melanggar persyaratan Adipura. Baunya juga kemana-kemana. Kita siapkan teknologi pengolahan sampah yang terbarukan, bisa memproduksi biji-biji plastik,atau dibuat bahan bangunan dan jalan," kata keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu.

 Lanjut Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini, sanitasi dan saluran air dikarenakan Tangsel adalah kota dengan banyak situ dan sungai. Oleh karena itu, pengendalian dan pengelolaan saluran air menjadi penting dalam kehidupan warga. Karena tidak jarang masalah banjir pun berawal dari buruknya kondisi saluran air (drainase).

 “Maka perbaikan infrastruktur gorong-gorong, sungai, normalisasi situ juga perbaikan sarana sanitasi dan air kotor, baik di kawasan pemukiman hingga toilet umum yang ada di fasilitas publik seperti terminal, taman, tempat wisata, harus dikelola dengan baik,” beber Saraswati.

 Adapun sehat dan sejuk, karena ujung dari semua program kebersihan lingkungan di Tangsel adalah membuat warga Tangsel jadi sehat. Kesehatan warga adalah aset bagi daerah. “Maka kami pun akan membangun sebanyak-banyak taman kota yang dapat digunakan sebagai sarana rekreasi maupun olahraga. Ini juga terkait Ruang Terbuka Hijau (RTH), selain pembangunan jalur dan rute sepeda yang komprehensif (Tangsel Kota Ramah Sepeda)," papar ibu dua anak ini.

 Sedangkan jabaran, subur dan hijau, merupakan program bercocok tanam di perumahan dan lahan tidur atau kosong. Edukasi masyarakat tentang pertanian dan perkebunan akan ditingkatkan, misalnya dengan lebih meningkatkan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT).

“Manfaat lain dari program yang menghasilkan bunga serta buah-buahan dan sayur-mayur serta apotek hidup. Juga akan menghasilkan udara bersih bagi Kota Tangsel. Hal ini juga terkait kedaulatan pangan melalui promosi sistem aquaponik," tutur Rahayu Saraswati.

 Sementara S terakhir yakni, sistem transportasi publik yang terintegrasi, itu menciptakan dan menjaga udara bersih Tangsel juga menjadi perhatian Muhamad-Saraswati. Hal ini penting mengingat polusi dan udara buruk merupakan ancaman nyata bagi masyarakat.

 “Selain kualitas udara yang bersih juga udara yang bebas dari bau dan polusi. Untuk mencapai ini, butuh pembangunan infrastruktur dan sistem transportasi yang baik dan terintegrasi. Misalnya pembangunan LRT, pengadaan bus pengumpan (feeder bus) yang menghubungkan antara pemukiman dengan sistem transporasi berbasis rel (KRL dan MRT), selain itu juga pembangunan sistem jalur sepeda," tutup Rahayu Saraswati. (din)


Baca Juga